Tuesday, 03 March 2026
Jakarta
--:--
Tokyo
--:--
Hongkong
--:--
New York
--:--
Emas Naik 2% Saat Tarif AS Mulai Berlaku
Wednesday, 9 April 2025 14:36 WIB | GOLD |GOLD

Harga emas naik hampir 2% pada hari Rabu(9/4) karena dolar melemah setelah tarif Presiden AS Donald Trump terhadap Tiongkok mulai berlaku, dengan sebagian besar pedagang berbondong-bondong ke emas batangan sebagai tempat berlindung karena kekhawatiran perdagangan global dan resesi meningkat.

Harga emas spot naik 1,9% menjadi $3.038,54 per ons, pada pukul 07.00 GMT. Harga emas berjangka AS naik 2,2% menjadi $3.056,60.

Trump menaikkan bea masuk atas impor Tiongkok menjadi 104% untuk melawan tarif balasan Beijing, menuduh Beijing memanipulasi yuan untuk mengimbangi pungutan tersebut. Tiongkok menolak untuk tunduk pada apa yang disebutnya pemerasan, bersumpah untuk "berjuang sampai akhir".

Tarif khusus negara mulai berlaku pada pukul 12:01 dini hari Waktu Bagian Timur (04.01 GMT), sesuai rencana. "Pergeseran nilai tukar dolar yang menurun akibat kekhawatiran tarif secara efektif membuka jalan bagi emas untuk kembali ke level $3000," kata kepala analis pasar KCM Trade, Tim Waterer.

"Karena ketidakpastian pertumbuhan global dan inflasi, emas masih berada di jalur yang tepat untuk mengejar rekor tertinggi baru meskipun mengalami beberapa hambatan dalam perkembangannya selama seminggu terakhir."

Beberapa kenaikan emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil dibatasi oleh imbal hasil obligasi acuan AS 10 tahun yang mencapai level tertinggi lebih dari satu bulan.

Emas mencapai rekor tertinggi $3.167,57 pada tanggal 3 April. Penurunannya ke level ini telah menarik perbandingan dengan terakhir kali kekacauan politik dan ekonomi menjadi pendorong utama harga rekor, pada tahun 1980 selama Revolusi Iran.

Dana yang diperdagangkan di bursa yang didukung emas mencatat arus masuk triwulanan terbesar dalam tiga tahun selama Januari-Maret 2025, menurut data World Gold Council.

Pasar menunggu risalah rapat kebijakan terbaru Federal Reserve, yang diharapkan akan dirilis hari ini, dan indeks harga konsumen AS pada hari Kamis.

"Panduan Fed kemungkinan akan sama, dengan hati-hati mencermati kenaikan inflasi akibat risiko pertumbuhan," kata Kelvin Wong, analis pasar senior, Asia Pasifik di OANDA. (Newsmaker23)

Sumber: Reuters

RELATED NEWS
NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu...
Thursday, 12 February 2026 19:24 WIB

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data ...

Narasi Cut Rate Menguat, Emas Ikut Terangkat...
Wednesday, 11 February 2026 20:25 WIB

Harga emas menguat pada Rabu (11/2), ditopang pelemahan dolar AS dan turunnya imbal hasil obligasi AS setelah data ekonomi terbaru memperkuat narasi bahwa Federal Reserve berpeluang melanjutkan pelong...

Emas Koreksi, Tapi Geopolitik Pegang Kendali...
Tuesday, 10 February 2026 21:14 WIB

Emas koreksi tipis di sesi Eropa hari Selasa (10/2), tapi masih bertahan di atas $5.000/oz karena pasar lagi "nahan napas" jelang rangkaian data AS yang bisa mengubah ekspektasi suku bunga. Emas spot ...

Emas Bertahan Kuat, Pasar Cuma Nunggu 2 Data Ini !...
Monday, 9 February 2026 14:52 WIB

Emas bertahan di atas level psikologis $5.000 pada awal pekan, ditopang faktor kombinasi yang lagi "pas" buat logam mulia: permintaan fisik dari Tiongkok, ekspektasi suku bunga AS yang lebih rendah, d...

Rebound Emas Tertahan : Pasar Masih Tarik Ulur...
Friday, 6 February 2026 23:09 WIB

Harga emas masih kesulitan mengubah rebound intraday jadi reli yang berkelanjutan. Setelah sempat jatuh ke area $4.654 ( level terendah 4 hari) dan memantul, harga kembali tertolak di dekat $4.900. Pa...

LATEST NEWS
Geopolitik Menahan Minyak, Data Stok Jadi Rem

Harga minyak stabil pada perdagangan Kamis (12/2), seiring pasar kembali melihat risk premium terhadap tensi AS “ Iran meski data persediaan AS menunjukkan suplai domestik membengkak. Pergerakan ini menegaskan satu hal: headline geopolitik masih...

NFP Kuat, Emas Melemah : CPI Jadi Penentu

Harga emas melemah tipis pada Kamis (12/2), seiring data ketenagakerjaan AS yang lebih solid mengurangi keyakinan pasar terhadap pemangkasan suku bunga Federal Reserve dalam waktu dekat. Kuatnya data pekerjaan mendorong pelaku pasar menggeser...

Reli Terhenti, Hang Seng Tergelincir ; Big Caps Menekan

Indeks Hang Seng berbalik turun pada perdagangan terbaru di Hong Kong hari Kamis (12/2), melemah sekitar 0,9% dan turun ke kisaran 27.0 ribu setelah sesi sebelumnya sempat menguat. Pelemahan ini memutus momentum reli jangka pendek, seiring investor...

POPULAR NEWS